Post Terakhir

Wisata Hati, Ketukan Berhijab, Karena Mimpi Meninggal Dunia

Wisata Hati, Ketukan Berhijab, Karena Mimpi Meninggal Dunia

tumblr_n1elrfWQdX1s4rvwho1_500

 

Berhijab, atau yang terlintas dalam benak saudara yakni menutup aurat dengan kain tidak tembus pandang agar terjaga lahir dan batin karena allah SWT kini sudah saya lakukan lebih dari satu tahun terhitung sejak 18 Maret 2015 lalu. Keluarga saya merupakan keluarga yang biasa saja berkaitan dengan urusan agama. Kami, saya Ibelashri Justiceka Atasi atau yang biasa di panggil Ibel dan adik saya satu-satunya Aldhuhri Believedwi Atasi atau yang sering dipanggil aldhu tidak pernah dipaksakan oleh orang tua maupun saudara-saudara saya untuk tekun beribadah alih-alih menggunkan hijab. Hal ini terjadi karena background keluarga dari ayah saya yang sibuk dengan pekerjaan dan watak yang keras sedangkan background dari ibu saya yang dulunya beragama Kristen dan berpindah ke Islam karena pernikahan orang tua ibu. Hal inilah yang menjadikan saya dan adik saya sah-sah saja melakukan apa yang kami suka termasuk malas mengaji dan malas melakukan kewajiban sholat piker kami.

Bahkan dulu ketika saya masih anak-anak, kata-kata kotor yang saya tiru dari celetukan para orang tua untuk menunujukkan pemberontakan saya juga sering terlontar begitu saja. Entah sekedar protes atau bahkan mengajak adu mulut mereka karena hal sepele. Padahal jelas hal tersebut diatur dalam al-quran pada surat Al-Isra dalam beberapa ayatnya bahwasanya hal tersebut merupakan tanda-tanda anak durhaka dan akan menerima hukuman di neraka kelak oleh Allah SWT. Berjalannya waktu, saya yang bandel dan tidak bisa menahan amarah kini lambat laun mulai sirna karena pertambahan usia yang menjadikan saya lebih bijak dalam mengambil tindakan serta karena mengikuti organisasi di sekolah maupun kampus yang menjadikan saya banyak mengamati serta belajar apa itu sebenarnya Islam. Berbagai cara untuk memohon ampun sudah saya lakukan baik kepada Allah SWT maupun orang tua, meskipun hubungan saya dan ayah masih tidak sedekat hubungan saya dengan ibu. Hingga pada akhirnya saya bermimpi beberpa hari sebelum tanggal 18 Maret 2015 tentang kecelakaan besar, siksa kubur dan berbagai hal mengerikan yang menimpa saya. Awalnya saya hanya menganggapnya lalu dan tidak perduli, namun karena mimpi tersebut berjalan setiap hari, akhirnya saya mulai berfikir lagi, apakah yang saya lakukan selama ini sudah benar?!

Hingga tiba hari dimana saya menangis dan meraung di pelukan ibu secara tiba-tiba karena hati yang seakan teriris tanpa sengaja, saya mencium tangannya dan meminta ampun atas segala yang saya lakukan selama ini yang sudah menjadikan beliau mempunyai hati sakit dan sedih. Saya dicium dan dipeluk sangat erat, dengan diberi wejangan berbagai macam hal agar hati saya tetap teguh dan tidak galau lagi. Saat itu juga saya memutuskan untuk menutup aurat saya dengan hijab dan baju-baju muslim lainya, tanpa takut saya akan kekurangan akses untuk berkarya lebih dari pada sebelumnya karena dalam bayangan saya berhijab yang dahulu itu ribet dan tidak praktis serta takut tidak pantas dengan wajah saya. Dan saat itu juga, ibu memeluk saya dan mengatakan untuk saya agar mencobanya dahulu, mulai dengan menggunakannya saat bepergian saja, atau mencobanya dalam kegiataan keagamaan saja. Namun hati saya memutuskan hal sebaliknya, saya sudah mantab untuk menggunkannya dalam berbagai situasi yang akan saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, sejak saat itu hingga sekarang saya yang dikenal sebagai anak pembangkang telah ikhlas menggunakan hijab dan pakaian menutup aurat dan terus berkarya dalam bidang organisasi maupun aktivitas padat lainya. Serta hubungan saya dengan orang tua juga semakin hari semakin baik karena saya yang selalu belajar untuk membuka diri belajar bagaimana memperlakukan orang tua saya secara baik dan membuat mereka bahagia. Insyaallah, semoga hijab ini akan mengantarkan saya ke dunia luar yang semakin luar biasa di masa depan. Amin…

(1) Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comments