Post Terakhir

Menemukan-Nya Lewat Dhuha Yang Terpaksa

128-manfaat-dan-keutamaan-shalat-dhuha-yang-perlu-diketahui

Seorang prempuan yang mengalami metamorfosis seperti perempuan lainnya, saat ini berusia 21 tahun, seorang anak rantau yang bekerja disalah satu PT di daerah Bekasi, setahun pertama bekerja, belum mengenakan jilbab, karena tidak ada paksaan dari kedua orang tua untuk berjilbab, dia termasuk orang yang berprestasi dalam pekerjaan, hal itu menjadikannya senang sekali bekerja disana dan amat dekat dengan “boss” tempat ia bekerja.

Dan setelah setahun pertama habis pemutusan kontrak kerja, pulanglah dia ke kampungnya  Tasikmalaya. Di kampung halamannya, dia sangat senang karena bisa berkumpul kembali dengan keluarga.

Suatu hari, ditengah-tengah rasa senang karena bisa berkumpul kembali, ujian pun datang, ayah yang ia cintai terkena penyakit stroke, dia kebingungan untuk menceritakan keluh kesahnya kepada siapa? Melihat seluruh anggota keluarga nampak kebingungan dan kelelahan, dia tidak tega jika bercerita kepada kedua orang tua yang mereka sendiri pun berada dalam rasa keputus-asaan.
Dan.. Laahaulaa walaa Quwwata ilaabillaah.. seperti ada dorongan hati, untuk menceritakan seluruh keluh kesahnya kepada sang pemilik kehidupan dalam shalat dhuha.. karena dia berfikir hanya shalat dhuha yang bisa dilakukan pada saat itu.. (sekitar pukul 10.00 pagi menjelang siang) segeralah mengambil air wudhu, masuklah ia kekamar dan dikuncilah pintu kamarnya (karena ingin lebih khusyu) dengan berbekal browsing internet pada telephon genggam untuk mencari informasi mengenai shalat dhuha, “digelar”lah sajadah untuk melaksanakan shalat dengan hati meringis, menangis, senangis-nangisnya diceritakanlah segala keluh kesahnya kepada sang Maha Menurunkan ujian, dan, apa  yang terjadi ? Seketika itu Allah ArRahiim memperkenalkan diriNya dan menenangkan hati yang bisa dikatakan jarang sekali mengeluh kepadaNya.
sungguh, hati dan jiwanya merasakan ketenangan dan kedamaian ketika itu, Subhanallaah Walhamdulillaah.. hati yang gersang perlahan mulai sembuh menjadi sebuah ketenangan, kehidupannya sedikit banyak mengalami perubahan setelah mengenal ArRahmaan.

Pun dengan pertama kali membuka ayat ayat cintaNya setelah peristiwa itu, hatinya bergetar hebat, betapa setiap hurufnya adalah kasih sayang dan RahmatNya untuk kita. Dan Alhamdulillaah.. penyakit ayahnya perlahan mulai berangsur sembuh.

Dan setelah itu, dia memutuskan untuk berhijab ketika kembali memasuki dunia kerja (Alhamdulillaah atas izin Allah) di perusahaan yang sama dengan kontrak kedua kalinya selama setahun. banyak yang merasa pangling dengan perubahan yang dialami karena kepribadiannya juga yang nampak lebih pendiam. Setahun berlalu, rupanya Allah kembali menurunkan kasih sayang-Nya lewat sebuah ujian sakit, sehingga menyebabkan  tidak bisa meneruskan kontrak selanjutnya,  karena alasan sakit. Dengan rasa kecewa tapi berusaha ridha atas ketetapanNya diapun kembali pulang kampung dan meninggalkan tempat kerja dan teman-teman yang telah membuatnya merasa nyaman selama kurang lebih dua tahun itu.

Dengan lirih, kembali mengadu kepadaNya.. dan ternyata.. MashaaaaAllah, Allah kembali menurunkan Rahmat-Nya dan seakan tidak peduli seberapa dosa yang telah dilakukan, hal itu, berhasil membuat hatinya bersemangat kembali..

Subhanallaah Walhamdulillaah.. Walaailahailallaah Wallahuakbar.. disaat Allah turunkan skenarioNya dengan membuat segala sandaran hati seperti pemutusan kontrak kerja yang telah membuat nyaman dicopot semua, itu sengaja Allah buat supaya tidak ada sandaran selain Allah.

Betapa setiap ujian kasih sayang itu semakin membuat diri ini, hati ini, benar-benar tidak bisa jauh dariNya.

Alhamdulillaah, rasa kedamaian yang dirasakannya kini. semenjak bersamaNya hari-harinya menjadi lebih bermakna, dan lebih berarti, kapanpun, dimanapun, dalam kondisi apapun.

Kini, perempuan yang dulunya pemalu dan agak diam, mencoba untuk memperbaiki hubungan sosialisasinya dengan sesama.(hablumminannaas setelah hablumminallaah)

Terimakasih untuk setiap orang yang udah Allah takdirkan untuk bertemu, kalian adalah guru dalam kehidupanku. Selama masih ada Allah dalam hatimu, kamu tidak akan menderita, maka IQraa (bacalah)

Aku harap teman-teman semua bisa merasakan hal yang sama.. Aamiin.. dan juga buat siapapun yang udah Allah ketuk pintu hatinya, mudah-mudahann selalu bisa beristiQamah dalam kebaikan.
Aamiin Allahumma Aamiin..

Allah tidak memandang seberapapun dosa yang telah diperbuat di masa lalu, yang Allah lihat adalah ketulusan hatimu, Allah sangat gembira melihat hambanya yang kembali kepadaNya.

“Janganlah berputus asa dari Rahmat Allah”
(QS. Yusuf : 87)

Semoga Allah Ridha dengan tulisan ini

Barakallaah fiikum sahabat~

 

Sumber gambar

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comments