Post Terakhir

La Taghdob

Aku termasuk orang yang gampang suka sama lelaki.hehe artinya kagum di beberapa hal dari pribadi seseorang. Karena tiap orang mempunyai sisi kebaikan masing-masing, karena memang pada dasarnya masusia ini baik. Tentu puncak dari tauladan kita adalah Rasulullah SAW yang pribadinya begitu menawan.
Ada seorang teman kerja lelaki yang membuat aku kagum, dia begitu rapih, celananya bajunya bergaris saking “mlipis”nya dia setrika pakaiannya. Tempat kosnya selalu bersih, dia juga termasuk orang yang pandai menghadapi seseorang. Artinya dia pandai mengatur irama percakapan yang menjadikan dia disukai oleh banyak orang.
Di suatu saat ada kondisi yang membuat dia marah besar, matanya memerah, mukanya memerah buas, kata-kata yang keluar sudah tidak sangat pantas, badannya cenderung seperti menerkam bak singa melihat seekor rusa.
Hari itu pribadinya benar-benar jatuh di hadapan aku pribadi. Tentu semua kebaikannya, semua kewibawaannya nda lantas dilupakan hanya gara-gara marah ini. Tapi betapa aku belajar bahwa hanya karena tidak bisa menahan nafsu marah, orang yang marah jadi berubah total kelakuannya yang akhirnya menjatuhkan kewibawaannya sendiri. Masih ingat kata-kata ini :
” lelaki pemarah tidak di sukai oleh wanita
Dan wanita pemarah tidak disukai oleh saya” hehe.
Rasulullah SAW adalah pribadi yang sangat menawan, beliau tidak pernah marah kecuali jika aturan Allah di langgar. Pernah datang seorang lelaki kepada Rasulullah SAW, kemudian lelaki itu berkata ” berilah aku wasiat” beliau menjawab ” Engkau jangan marah”. Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang. Kemudian Rasulullah SAW tetap menjawab ” Engkau jangan marah”

Sungguh indah pribadi yang amat jarang marah. Terjaga tingkah lakunya, terpelihara kata-katanya, meningkatlah kewibawaannya.
Kan tipe pemarah ada 4 ya?
Pertama orang yang cepet marah tapi cepet juga redanya, jadi dia luapkan setiap kemarahannya langsung. Bentar marah bentar reda, tadi marah selang beberapa saat sudah adem dan ketawa lagi.
Kedua orang yang susah, jarang marah tapi sekali marah lama marahnya, dan susah redanya. Obatnya sulit di dapat.hehe dia nda gampang marah tapi sekali marah bisa 2-3 hari masih marah.
Ketiga orang yang lama marahnya lama juga redanya. Sepanjang pengalaman Alhamdulillah aku sendiri belum pernah ketemu tipe yang seperti ini. Kayaknya tipe langka ini. Mudah-mudahan dah punah.hehe.
Keempat, ini nih yang di dambakan , yang membuat pribadi jadi anggun, pembawaannya kalem, yaitu orang yang susah marah, tidak gampang marah, sangat jarang sekali marah tapi sekali dia marah cepet reda. Dan marahnya pun beralasan kuat.

Pribadi pemarah lebih banyak di takuti bukan dihormati, lebih banyak di jauhi dari pada didekati. Kalo kakak pemarah, adiknya malah lebih banyak nda nurutnya, nurut pun karena terpaksa. Akhirnya si adik cari sosok lain, yang akhirnya si kakak tidak berwibawa sama sekali di hadapan adiknya. maka sungguh indah pribadi yang sudah bertahun-tahun nda marah. Pribadinya tenang. dan marah menjadikan hubungan menjadi berjarak antara si pemarah dengan yang dimarahi.
Teringat kisah imam Ali as, ketika beliau berperang tanding melawan musuhnya. Ketika musuhnya terjatuh, Imam segera mengayunkan pedangnya, namun sebelum Imam menggerakkan pedangnya, musuhnya meludahi wajah beliau. Wajah Imam Ali memerah karena marah. Namun yang mengejutkan musuhnya, Imam justru berbalik mengurungkan niat untuk membunuhnya. Hal ini menyebabkan sebagian sahabat beliau bertanya kepada Imam : “Mengapa Anda tidak jadi membunuhnya ?” Imam menjawab, “Pada awalnya aku berperang demi Tuhanku, tetapi ketika lelaki itu meludahi wajahku, kemarahanku telah mengubah niatku itu, aku marah bukan karena-Nya lagi, karena itu kuurungkan niatku untuk membunuhnya. Aku takut jika aku membunuhnya bukan karena Allah tetapi karena diriku semata !” Allah karim, Suatu sosok pribadi yang mulia telah memberikan contoh yang begitu menarik untuk direnung.

Jadi mulai sekarang kalo hati sudah mulai bergejolak, langsung ngomong ke diri kita sendiri “La Taghdob, La taghdob, La taghdob, jangan marah, jangan marah jangan marah”.
Lihat adik menjengkelkan, La taghdob.
Lihat teman kerja tidak sesuai dengan prinsip kita, La taghdob.
Lihat orang marahin kita, La taghdob jangan ikutan marah.

kalo sudah ada prinsip “La Taghdob” pribadi jadi lebih menawan, anggun, dan di senangi. Insya Allah.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comments