Post Terakhir

Kisah Keajaiban Sedekah Jam Tangan

Kisah Keajaiban Sedekah Jam Tangan

Image result for jam tangan mewah pria

 

Kali ini saya mau cerita sebuah kisah nyata, anggap saja namanya Zul. Nama ini bukan nama sebenarnya.  Sebelum kisah ini saya mulai ada sebuah pertanyaan

“Kenapa Sadako keluarnya dari TV”

Silahkan dijawab dulu.. Kalau tidak bisa silahkan dibaca kisah nyata dibawah ini,

………………………………………………………………..

Alkisah sekitar 3 bulan yang lalu Zul sedekah jam tangan. Ada 2 yang ia sedekahkan, dan disisakan 1 yang paling bagus untuk dipakai dirinya sendiri. Jadi Zul mempunyai 3 jam tangan dimana yang dua disedekahkan kepada Guru ngajinya dan kepada sahabatnya.

Waktu berlalu ketika sekitar 2 minggu menjelang puasa Zul bertemu dengan sang Ustadz AZ gurunya.

“Zul kemarin jamnya mati, saya beliin batu jam masih mati juga. Kata tukang jamnya rusak” Kata Ustadz
“Ooh gitu ya Tadz, ya udah nih yang ditangan ane buat Ustadz aja” Jawab Zul

“Itu khan jam satu-satunya punya kamu Zul, nggak usah ah” Kata gurunya
“Lah nggak apa-apa Stadz, ambil aja” Jawab Zul

Singkat cerita jam Zul dikasih kepada Ustadz AZ gurunya. Dengan disedekahkan jam tersebut maka praktis Zul sudah tidak punya jam lagi. Padahal jam buat Zul cukup bermanfaat juga sebagai penghias tangan dan juga pengingat waktu. Secara Zul tokoh masyarakat yang terlalu banyak acara sosial, pun dengan memberi sambutan sana dan sini. Secara penampilan khan harus rapih.. Ya nggak? :)

Orang kayak Zul sepertinya sudah jarang. Ini menurut saya sih? Bisa saja salah. Mengapa jarang? Karena setiap ada orang yang bilang jamnya bagus, sendalnya bagus, bajunya bagus maka langsung diberikan pada saat itu juga tanpa pertanyaan. Bahayanya kalau ada orang yang bilang, “Zul rumah kamu bagus” lalu diberikanlah rumah itu kepadanya. Khan bahaya menurut kita, ya nggak? hehe.. Padahal menurut Ustadz Yusuf Mansur nggak ada kata bahaya ketika sedekah, makin gede malah makin bagus dan makin nendang.

Mengapa Zul memberikan/ menyedekahkan setiap apa yang ada dan bermanfaat buat orang lain? Karena bayangan keyakinannya sudah tinggi. Ia yakin setiap yang disedekahkan akan berproses dalam alam antah barantah (sunnatullah) kemudian dikembalikan kepada kita berlipat ganda. Secara hapalan mungkin kita sudah tahu semua, namun secara gambaran keyakinan belum tentu. Sekali lagi belum tentu.

Tahukah anda bahwa belum genap 3 hari Zul memang benar-benar mendapatkan jam yang baru dan gratis? Faktanya begitu,

Ternyata ada tetangganya yang juga ingin menjajal kekuatan sedekah, maka ia sedekahkan jam tangan satu-satunya yang harganya berkisar setengah jutaan kepada Zul.

“Pak ane lihat dari kemarin nggak pake jam tangan? Nih pake aja jam tangan ane” Kata Pak Budi tetangganya
“Ah ada kok pak, nggak usah” Jawab Zul. Padahal aslinya memang nggak ada lagi.

Namun tetangga Zul memaksanya untuk menerima, ya udah lalu diterima jam tersebut. Lalu berjalan sekitar 3 harian Zul mengembalikan jam tangan kepada empunya yakni Pak Budi. Habis kegedean sih?

“Pak Budi, saya ada jam tangan yang ingin saya sedekahkan ke antum nih” Kata Zul
“Lah, Pak Zul itu khan jam tangan dari ane juga? Bijimana ceritanye” Jawab Pak Budi

“Enak aja, khan udah ente sedekahin ke ane, nah karena ini sudah menjadi hak ane maka terserah mau diapain. Maka ane kasih ke ente” Gitu jawab Zul
“Pak Zul ada-ada saja” Kata Pak Budi

Pada akhirnya jam tangan tersebut balik lagi kepada empunya dalam waktu 3 hari. Ada kisah lain yakni keajaiban rezeki tak terduga dari Pak Budi, setelah menyedekahkan jam tangannya dan dalam waktu 3 hari balik lagi. Nanti saya bahas kisah yang ini, kalau masih ingat Insya Allah, :)

Alkisah waktu terus berjalan, yakni menginjak bulan puasa 2015 pada bulan Juni sampai pertengahan Juli, dimana Zul praktis nggak punya jam tangan lagi. Ah nggak apa-apa pasti dibalikin kok. Kalau tidak dalam bentuk jam tangan maka bisa berbentuk lain baik rezeki, harta benda lainnya, kesehatan ataupun yang lainnya.

Tahukah apa yang terjadi kemudian? Inilah keajaiban sedekah jam tangan yang sesungguhnya. This is the miracle of giving.

Waktu berjalan hingga lebaran tiba, dimana tentu saja Zul dikunjungi banyak tamu karena beliau adalah tokoh masyarakat kecil-kecilan. Salah satu tamu adalah kaka iparnya dimana dia memiliki jam tangan mahal yang diperoleh dari hadiah kantor tempat ia bekerja.

Image result for jam tangan mewah pria

“Pak Dhe.. Ini ada jam tangan. Secara ane nggak suka make-make begituan, buat Pak Dhe saja” Gitu kata kakak iparnya
“Wow buagus ni, ini khan jam mahal?” Tanya Zul

“Tahun kemarin ane malah dapet dari kantor lebih mahal lagi pak dhe, terus ane kasih orang” Jawab Kakak ipar
“Okelah.. mana jamnya sini” Jawab Zul

Amazing…

Jam tangan yang 3 bulan lalu disedekahkan dikembalikan lagi dengan 1 jam tangan mewah. Kalau ditaksir harganya kurang lebih setara dengan 10 jam tangan biasa. Inilah keajaiban sedekah, dimana banyak orang yang hapal namun kurang yakin. Atau antara yakin dan nggak yakin, atau malah nggak yakin sama sekali. Yang manakah anda?

Sebenarnya hanya perlu sedikit belajar sehingga “missing link” ilmu sedekah bisa kebuka. Makanya kudu banyak ngikutin twitternya Ustadz Yusuf Mansur tuh, alamatnya ada di @Yusuf_Mansur.

Apakah Zul juga akan menyedekahkan jam tangan mewah tersebut? Kita tunggu kisah nyata selanjutnya. Dont go anyway.. Tetap stay tune www.yusufmansur.com/kalamuna

……………………………………………………………………..

Oh ya tadi ada tebak-tebakan ya?

“Kenapa Sadako keluarnya dari TV”
“Kalau keluar dari hati diiringi niat baik namanya sodaqoh”

Hehehehe…

By: Adhin Busro leader paytren

Kontak: 08811123074/ BB 3127EAB9

 

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comments