Post Terakhir

Hijrah Dipermudah

siluet3

 

Masalalu yang kelam

Aku adalah seorang yang pernah memiliki masa lalu yang kelam dan suram entah seperti apa yang aku rasakan waktu itu hanya ada rasa resah, gelisah, dan selalu mencari ketenangan tapi tampa sadar apa yang di lakukan saat itu sangat jauh dari ketenangan, sanagat jauh dari yang menciptakanya. Aku ga tau apa yang harus  kulakukan disaat itu hatiku terasa kosong, aku malu aku minder, entah apa yang sampai membuat ku seperti itu. Inilah yang membuat ku mencari pelarian ya itu dengan cara “pacaran” kamu tau pacaran??? Itu ga seperti yang kalian bayangkan dan di titik inilah yang membuatku hancur. Memang di awali dengan sesuatu yang manis, indah keliatanya, tapi asal kalian tau banyak hal yang dirugikan dalam pacaran, waktu muda ku terbuang dengan percuma, akupun menjauh dari sahabat, teman, orang tua,  bahkan amanah-amanah pun terabaikan saat itu. Semuanya hancur, aku tak tau harus berbuat apa lagi, aku sedang mencari jati diri.

.Tak ada teman yang mengaku teman, tak ada saudara yang mengaku saudara. Aku lemah, bahkan seorang yang kuanggap teman dekat dan sahabat malah dia yang menghianati ku malah dia yang menyebarkan berita yang tidak benar tentang diriku. Disitu aku merasa sangat sakit sangat kecewa. Mengapa orang yang ku anggap baik malahan dialah musuh di belakang ku. Banyak orang yang tak percaya lagi dengan ku gara-gara berita bohong itu.

Hijrah Di Permudah

Hingga di suatu titik. Aku muali beralih didalam kesusahan itu di dalam kegelisahan itu aku di beri sedikit hidayah ketika kedatangan Ust. Yusuf Mansyur di bantu oleh teman dekat ku teman baik ku hingga sekarang, aku mulai mencari arti kedamain, aku mulai mencari arti dari adanya tuhan karena aku cape dengan semuanya, aku masih orang awam yang tidak tau apa-apa saat itu, Teman ku Dina  sangat sabar mengajari ku bagaiman tata cara melaksanakan solat.

Mulai saat itu di kelas 3 MAN 2 semester 2. Aku mulai melaksanakan solat Duha, di saat teman-teman yang lain sedang berbelanja di kentin aku sempatkan untuk tetap solat Duha, banyak cobaan untuk tetap melaksanakn solat duha, mulai dari jam istirahat yang sedikit, pintu masjid yang tertutup hingga harus soalat di halaman masjid, dan pernah juga solat digudang beralaskan Koran bekas, di hukum guru gara-gara terlambat masuk, Hujan Deras, dibilangin aliran sesat sama orang yang belum tau, hampir di tinggal bis ketika ingin liburan dan masih banyak tantangan dalam istiqomah untuk soalat duha.

Tapi ketika aku mulai dekat dengan Allah rasanya dunia itu damai ga segelisah dulu tantangan masih sama cobaan, masih sama yang beda lebih damai dan lebih tenang dalam menghadapinya. ga keburu pengen cepat-cepat mati kaya dulu. Akhirnya aku putus dari “pacaran” hem sakit sih sakit banget malahan 1 minggu nangis sampe mata bengkak.

Tapi aku yakin itu keputusan yang terbaik. Karena aku pernah mendengar “laki-laki baik untuk wanita yang baik, dan laki-laki yang buruk untuk wanita yang buruk”. Mulai saat itu juga aku berhijrah untuk menjadi lebih baik dan menjaga hati hanya untuk seseorang yang pantas untuk di cintai, untuk seseorang yang langsung melamar melalui orang tua bukan melalui jalur pacaran. Karna aku yakin ketika aku di sini sedang menjaga hati, pasti pasanganku di sana yang aku  tak tau siapa dan tak tau dimana pasti sedang menjaga hatinya juga untuk ku. Aku ingin kesucian itu hadir nanti. Memang aku bukan manusia yang baik seutuhnya karena aku pernah memiliki masa lalu buruk, tapi aku ingin menjadi lebih baik lagi.

Untuk sekarang ku pasrahkan hati ini hanya kepada yang memiliki hati, ku pasrahkan semuanya hanya kepada Allah tuhan zat yang mahamemiliki segalanya. Aku pasrahkan  kaki ini melangkah hanya untuk mencari Ridha Allah untuk mencari dan menyebarkan kebaikan demi kebaikan di dalam hidup ini.  Di titik ini aku mulai mengetahui arti hidup. Akrti hidup ya itu ketika kita dapat membuat orang lain bagia di situlah letak kebahagian kita.

Jangan Takut lulus

Dan  ujian sekolah pun selesai, di umumkan lah kelulusan itu. Akupun “lulus” Alhamdulillah. Ketika diumumkan kelulusan itu antara rasa sedih bahagia dan bingung apakah yang akan terjadi setelah kelulusan ini lebih baik kah atau malah lebih buruk kah aku tak tau dunia luar aku aku takut.

Dan semua ketakutan itu ku pasrahkan kepada Allah. Aku yakin Allah akan membantu ku ketika aku mendatanginya aku yakin Allah berlari kepada ku. Ketika kelulusan telah di umumkan akupun di ajak untuk mengajar di TK/TPA Firdaus. Aku sangat bahagia, senang, dan takut karena aku hanya memiliki sedikit ilmu. Aku tak tau ingin mengajari mereka apa. Tapi mulai lah ku coba.  awal masuk kelas perasaan ku sanagat bahagia karena dapat bertemu dengan banyak anak-anak yang baik dan lucu. Dari di tulah  aku mulai menyukai mengajar aku mulai menyukai bermain dengan anak-anak bercanda tawa bersama mereka itu sangat menyenagkan, bahkan ketika lelah melihat tawa dan senyuman mereka membuat ku kembali bersemangat ditengah lelanya pekerjaan.

Hingga suatu ketika aku ada liat relawan dari palestina di masjid Ar-Rasyidin dekat rumah ku, lekas-lekas aku berganti baju dan menuju kesana, ketika di sana, di jelaskan bagaimana keadaan orang di palestina begitu menyedihkan keadaan mereka disana dan kita disini ga ada apa-apa cobaanya, aku harus lebih semangat lagi. Dan di saat akhir ada bantuan for Plestina. Ku sumbangkan semua gajih pertama ku diTK/TPA untuk sebulan kedepan aku pasrah dah isi dompet udah kosong, cobaan ku lebih ringan disini Bismillah, semoga bermanfaat.

Aku sangat bersyukur kepada Allah karena dia begitu baik kepada ku, dia yang selalu membantu ku disetiap permasalahan ku.”kring..kring ..kring” hapeku berbunyi menadakan ada pesan masuk terlihat nomor yang tidak di kenal dan ternyata yang sms itu dari guruku yang berada di MAN 2, ibu Nova kaget pas membaca pesan smsnya beliau meyuruh ku untuk menajari anaknya untuk membaca. Padahal selama di MAN 2 aku tidak terkenal aku hanya anak biasa yang selalu berada di peringkat akhir disaat itu. Tapi aku yakin ini kekuatan Allah. Allah yang membawa ku ke jalan ini. dan akhirnya ku terima tawaran itu.

Rumah ibu nova berada di perumahan Sumalow. Terkenal dengan jalananya yang gelap di sekeliingi hutan dan banyak begal ketika malam hari. Dan ketika aku kesana aku yakinkan di dalam hati ku ketika aku berada di jalan yang baik mudahkan lah aku untuk berada di jalan ini. Aku sekarang berada di jalan yang gelap dan di sekelilingi hutan tapi aku yakin cahaya Allah lah yang menerangi ku saat itu. Aku terus berjalan di tengah kegelapan malam karena aku yakin itulah jalan yang benar.

Karena medina ingin masuk SD tahun depan. ibu Nova member ku target 1 tahun agar medina bias membaca. Jujur aku ga punya keahlian disaat itu. Sepulang dari rumah bu nova ku beli semua buku yang berhubungan dengan cara membaca dan cara cepat mengajari anak membaca. Kubaca semua buku itu ku yakinkan kedalam hati, aku bias! Atas bantuan Allah. Aku selalu optimis dan selalu belajar dan belajar untuk memper baiki setiap kesalahan ku. Tak terhitung berapa tetesan air mata yang keluar karena di saat itu aku belum bisa. Tapi ku coba lagi. ku coba terus aku tak tau meski hujan,meski apakun aku tetap datang agar anak-anak itu bias. Di dalam doa ku selalu kuselipkan mereka anak-anak murit ku agar mereka bias, agar mereka pintar. Karena kebahagian ku sekarang ketika bias melihat mereka berhasil.

Akhitnya sebelum  target 1 tahun itu selesai ternyata medinya sudah bias membaca bahkan dapat membuat cerita dan surat. Ada satu surat yang medina berikan kepada ku yang membuat ku sangat bahagia dan terharu yang isinya “ makasih ka Ghina, Medin sayang ka Ghina love love  love ka Ghina”. Rasanya ga nyangka anak yang dulu ku temui masih belum tau huruf dan angka sekarang sudah bias membuat surat, meski sederhan tapi itu dapat membuat bahagia. Sama halnya dengan anak-anak di TK/TPA Firdaus mereka mulai bias untuk menghafal surah surah menggunakan gerakan tangan Alhamdulillah

Dan dari situ banyak tawaran mengajar datang kepada ku sampai bingung harus mengatur waktu untuk diri sendiri. Aku pernah berdoa “ya Allah sibukkan lah aku di dalam kebaikan dan kebaikan agar dapat menuju kepada mu” .  Alhamdulillah Allah mangabulkan sampai-sampai ke rumah Cuma buat mandi, makan, berangkat lagi dan hanya tersisa waktu untuk tidur hanya 5 jam/hari. Tapi tidak papa malahan itu yang dapat membuat aku melupakan masa lalu ku yang suram itu. Karena ketika seseorang di sibuk kan dengan suatu kebaikan pasti dia tidak bisa untuk sibuk dalam keburukan.

 

sumber foto: vayjournal.wordpress.com

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comments