Post Terakhir

Gak Punya Uang, Keep Believe Aja!

!

Summary

Believe2

Assalamualaikum ya akhi wa ukhti,

Taukah saudaraku banyak orang berkata kalau duit itu penting, benar apa tidak nih kita jabarkan satu per satu…

Penting untuk memenuhi kebutuhan, penting untuk alat bantu mencari kekayaan, penting untuk mempercepat urusan, dan penting untuk membantu sesama, betul apa betul?

Kebanyakan dari kita pasti menjawab betul, namun apakah duit bisa menggantikan sebuah kenikmatan, keselamatan, dan kebahagiaan hidup? Bagaimana jika saat kita butuh untuk keperluan si duit itu bener-bener gak ada ditangan kita? Bagaimana kita bisa hidup dan memenuhi kebutuhan?

Pengalaman saya pernah saya benar-benar hanya punya uang Rp 5.000 untuk ongkos pulang dari kampus ke rumah yang melalui 2 kali naik angkutan umum dan jaraknya sekitar 25 km. Kalau saya harus jalan kaki pasti akan saya lakukan, namun jarak yang begitu jauh pasti akan memakan waktu kembali ke rumah. Sepanjang jalan saya hanya berdoa agar diberi kekuatan untuk berjalan kaki. Tak lupa shalawat juga dilantunkan dalam hati agar kelelahan bisa teratasi. Namun, tiba-tiba ada 2 orang yang melintas menggunakan motor yang satu adalah pengendara perempuan dengan berjilbab dan yang satu adalah pengendara laki-laki, lalu mereka membunyikan klakson ke arah saya.

Pasti saudara mengira 2 orang itu bisa saja melakukan perbuatan yang tidak baik kepada saya, karena saya berjalan sendirian. Ya, memang awalnya juga saya berpikir hati-hati dengan kedua pengendara motor itu. Dengan senyum dan keramahan mereka saya pun melembutkan hati. Ternyata mereka malah menawarkan tumpangan kepada saya. Mereka mau mengantarkan sampai kemanapun saya pulang, namun dengan kehati-hatian saya hanya minta diantarkan sampai perempatan lampu merah yang mana kemudian saya bisa langsung mengakses sekali jalan angkutan umum sampai ke depan jalan rumah saya. Mereka pun dengan ramah mengantarkan saya.

Setelah saya diturunkan tiba-tiba mereka sudah pergi dengan cepat tanpa kelihatan jejaknya seperti menghilang. MasyaAllah, saya kaget siapakah mereka? Jaman sekarang jarang ada orang yang mau memberikan tumpangan apalagi peduli dengan saya yang hanya seorang pejalan kami biasa. Coba saudara lihat hikmahnya, adakah orang seramah itu menawarkan tumpangan kepada orang lain dan secara kebetulan pengendaranya perempuan dan pria seperti mengawal saya dalam perjalanan. Itulah kekuatan doa dan shalawat yang saya lantunkan dengan penuh kepasrahan pada saat itu. Lalu Allah memberikan sedikit tentaranya untuk menjaga saya. Itulah kuasa Allah yang tidak bisa kita sangka-sangka. Semoga saya dan saudara bisa terus “keep believe” serta istiqomah mengamalkan perkara doa dengan penuh kepasrahan dan shalawat serta usaha yang akan mengantarkan pada kedatangan pertolongan Allah kepada kita. Allahu Karem…

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comments