Post Terakhir

Berkah Sedekah berupa Kesempatan Mengajar

sedekah

Assalamualaikum wr.wb.

Segala puji bagi Allah SWT. yang telah memberikan nikmat iman, islam, dan kesehatan kepada Saya sehingga Saya dapat menyelesaikan naskah ini. Shalawat serta salam dicurahkan kepada junjungan besar, nabi Muhammad SAW. yang berjuang membela agama Islam sehingga mengeluarkan kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang ini.

Sedekah merupakan suatu amalan yang Sunnah dan salah satu kunci dari pintu-pintu langit. Sedekah merupakan hal yang istimewa, dimana harta yang kita berikan tidak akan berkurang namun akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Banyak dari kita yang mengira bahwa dengan menyimpan harta sebanyak-banyaknya maka hidup kita akan bahagia. Tetapi apalah arti dari tumpukan harta tersebut jika hanya dipendam saja namun enggan untuk dibagikan kepada mereka yang sangat berkebutuhan. Tentu, keberkahan harta tersebut akan berkurang dan hal inilah yang penulis pelajari serta mengambil hikmahnya.

Menjadi seorang mahasiswa merupakan suatu nikmat yang luar biasa, yang diberikan oleh Allah SWT. karena masih banyak orang yang belum berkesempatan untuk mengenyam pendidikan. Saya merupakan mahasiswa Fisika, Universitas Indonesia yang saat ini menempuh semester 5. Tentu saja, faktor ekonomi merupakan faktor penunjang yang penting dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari tidak terkecuali seperti uang trasportasi, buku, dsb.

Saat saya semester 3, saya hendak mencari pekerjaan sambilan. Pekerjaan sambilan tersebut dapat berupa magang di suatu perusahaan, membuka les privat, atau mengajar di instansi bimbingan belajar. Saya kemudian mencari informasi terkait bagaimana proses agar dapat menjadi seorang pengajar privat. Setelah mendapatkan informasi yang cukup, saya menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan kemudian dengan membaca basmalah Saya pergi ke instansi yang berkecimpung di bidang les privat. Setelah saya sampai, kemudian saya menyerahkan berkas-berkas dan diwawancarai oleh pegawai kantor tersebut. Saya sempat merasa cemas dan akhirnya saya dapat melewati tahap tersebut.

Beberapa hari berlalu, kabar mengenai keputusan interview belum kunjung datang. Saya berdoa kepada Allah SWT. jika memang ini rezekiku maka permudahlah ya Allah. Jika bukan, semoga Engkau menunjukkan jalan yang terbaik. Hasilnya, Alhamdulillah lolos menjadi staff pengajar les privat tersebut namun entah kenapa Saya merasa ada yang kurang. Setelah beberapa kali mengajar privat, saya merasa saya belum bisa membagi waktu antara kuliah dengan mengajar dan juga perihal tempat privat yang kadang memerlukan ongkos yang tidak sedikit. Kemudian, saya memutuskan untuk fokus kuliah dan pekerjaan sambilan tersebut saya tinggalkan sejenak. Ya Allah saya harus bagaimana? Disatu sisi saya ingin membantu kedua orang tua saya, di sisi lain saya tidak tahu pekerjaan sambilan apa yang saya harus tekuni.

Setelah beberapa hari kemudian saya teringat dengan salah satu teman saya, namanya Ersal. Ia merupakan seseorang yang baik dan dermawan serta banyak membaca buku Ustad Yusuf Mansur tentang keajaiban sedekah. Saya berfikir kenapa teman saya sangat percaya dengan keajaiban sedekah padahal harta yang disedekahkan akan mengurangi harta yang ia miliki. Setelah saya pelajari lebih dalam, saya belajar bahwa dengan bersedekah, Allah SWT. menjamin akan membalas pahala sedekah tersebut dengan lebih baik. Beberapa pengalaman menceritakan, dengan bersedekah banyak rezeki yang datang dari arah yang tak disangka seperti kesempatan umrah atau mendapatkan pekerjaan. Baik kalau begitu, saya akan mencoba memancing rezeki dengan bersedekah.

Sehabis selesai solat wajib, saya sempatkan diri untuk menginfakkan sebagian uang jajan saya ke masjid. Nominalnya tergantung berapa banyak uang jajan yang ada di kantong saya. Saya rutin bersedekah dan berdoa agar mendapatkan rezeki yang banyak dan berkah. Beberapa hati berlalu, namun belum ada kabar mengenai pekeraan sambilan apa yang cocok. Namun, pada suatu hari, saa mendapatkan kabar dari teman saya, Hadi. Ia teman saya semenjak SMA dan ia juga kuliah di UI. Ia mengabarkan kalau ternyata ada bimbingan belajar yang sedang membutuhkan pengajar Fisika/Matematika. Dengan hati yang mantap, saya mencoba mengontak staff bimbingan belajar tersebut untuk mengonfirmasi hal tersebut. Memang benar saat itu dibutuhkan pengajar fisika dan matematika. Kemudian esoknya saya menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan.

Setelah kuliah selesai, saya bersiap pergi ke instansi bimbingan belajar tersebut. Saya sempat kebingungan mencari lokasi bimbingan belajar tersebut. Tetapi, Alhamdulillah sampai juga. Setelah sampai, saya disambut ramah oleh staff bimbel dan menanyakan keperluan saya. Saya menjelaskan jika saya hendak melamar menjadi staff pengajar bidang Fisika/Matematika. Setelah berkas saya berikan, saya menjalani tes microteaching, yaitu tes untuk melihat bagaimana kemampuan saya untuk mentransfer ilmu yang saya miliki kepada orang lain. Dengan membaca basmalah saya jalani tes tersebut. Alhamdulillah lancar. Kemudian saya berdiskusi mengenai jadwal kegiatan saya selama di kampus, kapan saja dapat mengajar, dan penjelasan mengenai peraturan-peraturan jika diterima menjadi staff pengajar.

Setelah dinyatakan lolos menjadi staff pengajar, saya semakin giat meluangkan waktu saya untuk mengajar di bimbel tersebut. Entah mengapa semua menjadi terasa lancar, tenang, dan tidak dikejar waktu/tugas kuliah. Lokasi bimbel tersebut juga searah dengan arah tujuan saya pulang sehingga menghemat biaya transportasi. Kelancaran tersebut juga muncul saat saya menjelaskan materi. Saya bersyukur atas kelancaran yang telah Allah SWT. berikan.

Selang beberapa minggu, akhirnya saya dapat mendapatkan gaji pertama saya. Subhanallah, nominalnya cukup besar untuk menutupi uang kebutuhan kuliah saya seperti uang jajan dan buku. Saya juga dapat membantu kedua orang tua saya. Saya berfikir inilah janji Allah SWT. kepada hambanya yang senang bersedekah. Langsung dibalas tunai dan non-tunai seperti kesehatan, kelancaran, dsb. Saya menyisihkan sebagian gaji saya untuk disedekahkan, mudah-mudahan mengundang keberkahan dan rezeki dari pintu lainnya. Saya juga berdoa semoga urusan kuliah dan mengajar saya selalu lancar.

Sekian pengalaman saya mengenai keajaiban sedekah yang saya alami. Semoga dengan kisah tersebut kita dapat mengambil hikmahnya. Penulis meminta maaf jika terdapat susunan kalimat kurang sesuai. Kritik dan saran dengan senang hati penulis terima. Penulis juga hendak mengucapkan terimakasih kepada pembaca yang meluangkan waktunya untuk membaca pengalaman tersebut. Mudah-mudahan, Allah SWT. selalu memberikan rahmat, petunjuk, dan hidayah kepada kita semua. Amiin

Wassalamualaikum wr.wb.

Jakarta, 16 Juni 2016

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comments